Selasa, 01 Mei 2012
v ^_^ Me, no longer single
Semua berlalu begitu cepat... setahun kurang 2 bulan pernikahan, akhirnya ada status baru yang menempeliku seperti barang yang diolesin lem korea... IBU... and my boy is HISHAM... inget ya, pakai SH, bukan sy...
No longer single.. tentunya banyak konsekuensi dari tiga kata tersebut. No longer single artinya punya tanggung jawab baru untuk mengabdikan diri kepada keluarga (disini aku masih belajar untuk ikhlas), merubah prioritas hidup bahwa yang terpenting bukan kehidupanku lagi, tetapi pada suami, anak, dan keluarga kecilku, memutar haluan yang dulunya kerja kantoran menjadi seksi pekerjaan umum (dari cuci setrika, masak-yang tak selalu enak, ngepel, ngecat, dan pelbagai bleketekan lain). No longer single juga berarti aku harus siap untuk bercampur dengan latar belakang hidup yang totally different dari aku (which is sumber perdebatan dan bahan diskusi dalam keluarga). Paling penting no longer single membuat aku harus merelakan kelangsinganku memudar akibat dari banyak hal... (untuk ini, anggap saja karena aku bahagia).
Proses berjalan, kadang menorehkan senyum, menciptakan tawa, sampai menyisakan tangis yang (kata suamiku) gak penting. Semua kejadian punya makna, walau kadang tak semuanya layak diingat. Tapi, pelajaran berharga dari no longer single-ku adalah belajar untuk memaknai bahwa semua hal harus berdasar ikhlas dan ibadah. Karena, hidupku bukan milikku sepenuhnya lagi. Dan sebagaimana aku melakukan banyak hal untuk diriku, aku juga tidak boleh berpengharapan. Pengharapan akan hanya menyisakan kekecewaan.
Aku mau belajar, meski tak akan selesai dengan selesai dalam sejuta SKS, tapi aku akan terus belajar untuk mensyukuri no longer single-ku dengan cara-cara biasa saja...tidak harus dengan istimewa.
PS: for my hubby...i'm so thankful to love and to be loved.. and my lilboy
me...say hellooowwww....
2008 - 2012 not just a month, a year... hehehe...
but nothing that too late, right...
I'll start to write again, for my own learning process, for the readers (if any), and for keep my spirit and soul ON
thank you
me ^_^
Kamis, 22 Mei 2008
a poem of broken (part II)
"it" will always be impossible "thing" to get....
no matter how strong my heart is..
i will get hurt....
n my hope now is.. please GOD, make me always able saying "thanks.."
a poem of broken
Terbuang jauh dalam sepi
Sakit..
Apa hati ini yang terlalu peka
Kepekaan yang menebarkan luka
Di sini, di situ, di mana mana
Aku butuh rengkuhan kawan..
Aku butuh pelukan..
Sayangmu jangan pernah meninggalkan
Maafkan
Harusnya aku bisa setegar matahari
Dia begitu cekatan memutar waktu
Dengan keperkasaan yang sanggup meluruhkan awan
Tapi nyali ini pun tidak berani
Menatap wajah-wajah penuh seri
Maafkan aku kawan
Ketakutanku akan sepi...
Itu saja...
Ternyata diri tak cukup berani
Menyeruak sebentar dalam kerumunan
Senin, 19 Mei 2008
Ada Saatnya Bayi Harus Dipaksa untuk Berjalan.
Ada Saatnya Bayi Harus Dipaksa untuk Berjalan.
Agaknya ungkapan itu cukup provokatif sebagai "greeting" untuk 100 tahun kebangkitan
Belakangan, kabar kenaikan harga BBM membuat sebagian besar masyarakat seperti kebakaran jenggot. Sebuah kebijaksanaan yang sangat tidak populis, apalagi menjelang masa pejabat mencari muka di depan rakyat alias pemilu. Tetapi kita harusnya sadar dan memaklumi. Dengan harga minyak dunia yang semakit melangit, rasanya tidak mungkin bagi pemerintah untuk terus menyuntikkan subsidi untuk barang yang memang merupakan “engine” hidup bagi semua orang ini. Dan lagi, selama ini, subsidi BBM justru dinikmati oleh orang-orang mapan.
Ini hanya analogi kasar. Bayangkan ada dua kelompok orang, bernama Si A dan Si B. Si A pedagang kerupuk. Dia hanya mengonsumsi minyak tanah untuk menggoreng kerupuk dan sedikit bensin untuk menjajakan dagangannya. Sementara Si B adalah pengusaha multiusaha ternama. Dia memang tidak perlu membeli minyak tanah, akan tetapi konsumsi Si B untuk memberi ”makan” 3 buah mobilnya tidak bisa dibilang sedikit. Belum lagi dia harus melancong rutin ke berbagai
Kalaulah memang rakyat harus ”disuapi”, mungkin ada baiknya mencari alternatif lain. Tentunya yang bisa memberikan long effect. Subsidi pendidikan misalnya, atau kesehatan yang jelas-jelas bakal berkorelasi positif dengan ketangguhan SDM Indonesia. Atau, selangkah lebih berani, subsidi untuk investasi padat karya dapat menjadi opsi yang mungkin untuk dilakukan. Kata ekonom sih.. subsidi sebaiknya dialihkan dari barang menjadi orang.
Berpijak dari segala yang telah dan sedang berproses, kita selaku aktor aktif pembangunan Indonesia (terutama yang memiliki pengetahuan dan kekuasaan lebih) harus punya ”greget” untuk berjuang dan terus berjuang. Yakinlah sikap apatis dan populis tidak dapat menjadi solusi. Apalagi untuk kita berandai mampu bisa mempersembahkan ”sesuatu yang indah” untuk kita dan anak-anak kita.
-kamu kira kamu hanya jasad kecil saja, padahal dalam dirimu terkandung alam semesta-
Jumat, 09 Mei 2008
S.M-i*L^e
Do u believe that smile can change the world? I do… It is an advertisement from one of state enterprises in Indonesia, Pertamina. This try to persuade people to smile… to give sincere smile.. Because.. smile can change the world, make this world better..
Smile has so many positive meanings, sharing the happiness, thankful, understanding, admiring, and many others. But, it is hard job.. I am sure that u all agree with that.. It is hard to smile.. especially when we were sad.. angry, or just have bad mood. Ya.. that is smile.. Something nice but it is not easy to do..
Here.. I also invite u, the readers, to smile.. let’s smile and make this world better…
#For Me, Your Smile is Everything From You#
~ Keep Me Alive ~
sempurna....(song title)
Kau begitu sempurna (you are perfect)
Dimataku kau begitu indah (for me, u are more than beautiful)
kau membuat diriku akan slalu memujimu (you make me always praise on you)
Disetiap langkahku (in every step)
Kukan slalu memikirkan dirimu (I always think of you)
Tak bisa kubayangkan hidupku tanpa cintamu (I don't know how to life without you)
Janganlah kau tinggalkan diriku (please don't ever leave me)
Takkan mampu menghadapi semua (it is too hard for me)
Hanya bersamamu ku akan bisa (with you I can always survive)
Reff:
Kau adalah darahku (you are my blood)
Kau adalah jantungku (you are my heart)
Kau adalah hidupku (you are my life)
Lengkapi diriku (complete me)
Oh sayangku, kau begitu (oh, my love... you are so..)
Sempurna.. (perfect...)
Kau genggam tanganku (you hold my hand tight)
Saat diriku lemah dan terjatuh (when I weak and fall down)
Kau bisikkan kata dan hapus semua sesalku (you wishper the words that can make me release)
